KPPN Serang

 

You are here: Home

Selamat Datang di Situs Resmi KPPN Serang

Pengelolaan Data Supplier dan Data Kontrak dalam SPAN

Sistem SPAN mensyaratkan setiap penerima pembayaran harus didaftarkan data suppliernya terlebih dahulu, sedangkan bagi pembayaran yang bersifat kontraktual (SPM Kontraktual), selain data supplier atas kontrak tersebut, data kontrak pun juga harus didaftarkan ke KPPN. Apabila kedua data tersebut tidak ada, maka SPM tidak akan bisa diproses lebih lanjut.

Dasar hukum pengelolaan data supplier dan kontrak adalah Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor: PER-58/PB/2013 tentang Pengelolaan Data Supplier dan Data Kontrak dalam Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara.

Data supplier adalah informasi terkait dengan pihak yang berhak menerima pembayaran atas beban APBN yang memuat paling kurang informasi pokok, informasi lokasi, dan informasi rekening. Pada saat pengisian data supplier, elemen data yang harus ada antara lain, nama penerima, NPWP, alamat supplier, nomor rekening, dan bank. Kaitannya dengan data kontrak, syarat untuk mendaftarkan data kontrak adalah data supplier atas kontrak tersebut harus didaftarkan terlebih dahulu sehingga apabila terdapat kesalahan pada data supplier, maka data kontrak tidak dapat didaftarkan ke KPPN.

Pada SPAN dikenal 7 (tujuh) tipe supplier:

Read more...
 

Mekanisme Retur SP2D

Retur SP2D adalah penolakan/pengembalian atas pemindahbukuan dan/atau transfer pencairan APBN dari Bank/Kantor Pos Penerima kepada Bank/Kantor Pos Pengirim.

Alasan terjadi retur SP2D antara lain:

  • Kesalahan/perbedaan nama/nomor rekening pada SP2D dengan data perbankan;
  • Kesalahan penulisan nama bank penerima;
  • Rekening tidak aktif/tutup/pasif.

Dasar hukum penyelesaian retur SP2D adalah Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-30/PB/2014 tentang Mekanisme Penyelesaian dan Penatausahaan Retur Surat Perintah Pencairan Dana Dalam Rangka Implementasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara.

Mekanisme Penyelesaian Retur SP2D:

  1. KPPN menerima Surat Pemberitahuan Retur SP2D dari BO I/BO II/BO III/Pos Pengeluaran;
  2. Berdasarkan Surat Pemberitahuan Retur SP2D, Seksi Bank KPPN membukukan transaksi penerimaan dana retur SP2D melalui SPAN;
  3. Berdasarkan pembukuan transaksi penerimaan dana retur SP2D, KPPN menyampaikan Surat Pemberitahuan Retur SP2D ke Kuasa PA/Satker dengan dilampiri Daftar Retur SP2D.
  4. Berdasarkan Surat Pemberitahuan Retur SP2D, Kuasa PA/Satker melakukan perbaikan data supplier dan/atau data kontrak pada Aplikasi SAS/GPP Satker.
  5. Berdasarkan perbaikan data supplier dan/atau data kontrak, Satker menyampaikan Surat Ralat/Perbaikan Rekening ke KPPN paling lambat 7 hari setelah Surat Pemberitahuan Retur SP2D diterima sesuai format dalam Lampiran III PER-30/PB/2014, dengan dilampiri:
  • Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak
  • ADK untuk pendaftaran supplier apabila:
    • Supplier belum pernah didaftarkan ke SPAN
    • Data supplier yang telah didaftarkan memerlukan perubahan pada nama bank dan/atau nomor rekening.
  • Surat Permintaan Perubahan Data Supplier
  • ADK perubahan data kontrak apabila perubahan data supplier mengakibatkan perubahan data kontrak yang telah didaftarkan di SPAN

Download PER-30/PB/2014

Download Format Surat Permintaan Perubahan Data Supplier

Download Format Surat Ralat/Perbaikan Rekening Satker

Download Format Lampiran Ralat Rekening SP2D Satker

Download Format SPTJM

 

Mekanisme Koreksi Data Transaksi Penerimaan Negara

Prosedur mengenai Koreksi Data Transaksi Keuangan telah diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor PER-16/PB/2014 tentang Tata Cara Koreksi Data Transaksi Keuangan pada Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara. Satuan kerja yang hendak melakukan perubahan atau Koreksi/Ralat atas SPM yang telah diterbitkan SP2Dnya oleh KPPN wajib berpedoman pada peraturan tersebut.

Koreksi Data adalah proses memperbaiki data transaksi tanpa mengubah data awal dan hasil koreksi membentuk history. Data transaksi keuangan dapat dilakukan koreksi oleh KPPN atau Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Data transaksi keuangan dimaksud merupakan data transaksi keuangan yang diproses melalui aplikasi SPAN, yang meliputi:

a. Data Transaksi Pengeluaran, antara lain berupa: SP2D, SP2B BLU, SPHL, SP3HL, Persetujuan MPHL BJS, dan SP3.

b. Data Transaksi Penerimaan, antara lain berupa:

  • Data setoran transaksi penerimaan Negara melalui bank/pos persepsi atau Bank Indonesia;
  • Data penerimaan kiriman uang antar rekening milik BUN;
  • Data penerimaan yang berasal dari potongan SPM atau pengesahan pendapatan dan belanja; dan
  • Data penerimaan lainnya yang menurut undang-undang termasuk dalam penerimaan Negara. Read more...
 

Perencanaan Kas Satker

rekonsiliasi

Format Surat / Setoran

Event Kalender KPPN

January 2015
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday4973
mod_vvisit_counterYesterday5932
mod_vvisit_counterThis week4973
mod_vvisit_counterLast week43102
mod_vvisit_counterThis month136314
mod_vvisit_counterLast month73605
mod_vvisit_counterAll days1140191

Who's Online

We have 252 guests online

Kualitas Layanan

Bagaimana Kualitas Layanan di KPPN Serang